Selain Doyan Karaoke, Oknum Pegawai Dumai Ini Juga Diduga Doyan Miras Luar Negeri




DUMAI- Ironis memang jika seorang oknum Pegawai yang bekerja di Pemerintahan Kota Dumai yang diketahui publik dalam sehari-harinya berprilaku baik.

Namun berbeda dengan oknum Pegawai yang satu ini, selain doyan karaoke ditempat hiburan malam, oknum Pegawai ini juga diduga doyan minuman keras yang berasal dari luar negeri.

Edisi sebelumnya yang diterbitkan  masih hanya setakat pemberitaan oknum Pegawai ini doyan karaoke saja. Namun edisi ini melanjutkan pemberitaan tentang oknum Pegawai yang berdinas di Pemerintahan Kota Dumai ini doyan Minuman Keras.

Sebab tak tanggung-tanggung, oknum Pegawai ini selalu meneggak minuman keras ditempat dirinya berkaraoke, yang mana minuman tersebut berasal dari luar negeri yang bermerekkan Black Label yang diduga miras tersebut tanpa cukai.

Hal ini berawal adanya informasi yang di dapat  yang namanya enggan dipublikasikan, bahwa dirinya sering melihat oknum pegawai ini sering berkunjung ketempat hiburan malam ditempat karaoke di area yang berlokasi di Jln.Ombak yang selalu disebut-sebut Popeye.

"Coba abang cek ketempat hiburan malam di area popeye tersebut malam ini, saya beberapa kali melihat adanya oknum yang saya ketahui diduga oknum tersebut merupakan bekerja sebagai pegawai di Pemerintahan Kota Dumai," ucap sumber ini, Selasa malam 21/11/2017.

"Namun saya beberapa kali melihatnya, oknum tersebut jika masuk ke area tempat hiburan malam di area popeye tersebut tidak di waktu hari libur dinas, seperti malam sabtu dan malam minggu. Kemungkinan dia tau kalo malam-malam tersebut selalu ada razia, makanya dia malam hari biasa oknum tersebut masuk ke tempat hiburan malam," imbuh sumber ini.

Lanjutnya,"Coba abang cek kesana, biasanya dia kalau malam biasa gini, oknum pegawai tersebut sering masuk kesalah satu tempat hiburan malam di area popeye tersebut, dan oknum tersebut biasanya kalau mau masuk kehiburan malam tersebut untuk berkaraoke pukul 20:00 atau pukul 21:00 Wib," pungkas sumber ini sembari memetakan tempat yang selalu dikunjungi oknum pegawai ini.

Mendapat informasi dari sumber yang dipercaya ini,  pun mencoba melakukan pengintaian terhadap oknum pegawai ini pada pukul 20:00 Wib pas, berada dilokasi yang dimaksud.

Tak berapa lama  mencoba berkomunikasi dengan salah satu penjaga tempat hiburan yang disebutkan sumber tersebut dengan dalih menunggu teman hadir untuk berkaraoke.

Setelah dilakukan komunikasi kepada penjaga tempat hiburan tersebut,  mulai menggali informasi tentang oknum Pegawai yang dimaksud, dengan menanyakan apakah nama oknum pegawai yang disebutkan sumber  selalu berkunjung ketempat hiburan sipenjaga ini.

Tanpa ada rasa curiga, bahwa yang bertanya adalah seorang Jurnalis, sang penjaga tempat hiburan ini dengan gamblang menyampaikan, bahwa oknum yang dimaksud selalu berkunjung ditempat hiburan sipenjaga ini bekerja.

"Kalau orang yang abang tanyakan itu, yaa agak sering berkunjung ketempat ini bang," ungkap sipenjaga tempat hiburan ini.

"Tapi orang yang abang maksud tersebut, jarang datang karaoke di sini pada malam sabtu maupun malam minggu, karena dia takut terkena razia. Ya dia datangnya diwaktu hari-hari biasa, dan sekarang dia ada didalam karaokean," pungkas sipenjaga ini 

apakah ditempat sipenjaga hiburan ini menyediakan miras luar negeri, sipenjaga lagi-lagi tak menaruh curiga bahwa yang bertanya adalah seorang Jurnalis.

"Pasti adalah bang, sebab banyak pelanggan kita ketika hendak berkaraoke mereka selalu menanyakan minuman luar negeri seperti Black Label. Namun kami tidak sembarangan kasi miras tersebut, sebab miras tersebut tanpa cukai bang," ungkap sipenjaga ini dengan lancar.

Menurut sipenjaga hiburan malam ini menjelaskan, bahwa miras yang berasal dari luar negeri tersebut tidak di letakkan di tempat hiburan, namun ditempat lain yaitu ditempat rumah Kos-kosan salah satu pekerja hiburan malam tersebut.

"Miras luar negeri tersebut diletakkan di kos-kosan salah satu pekerja hiburan malam di sini bang, dan jika pelanggan hendak menikmati miras tersebut, mereka biasanya memesan terlebih dahulu, sehingga ketika pelanggan tiba dilokasi hiburan miras tersebut sudah ada," ungkap sipenjaga ini.

Ketika ditanya  apakah oknum yang diduga Pegawai yang menjadi pelannggan mereka ini selalu memesan miras luar negeri tersebut dan berapa harga jual perbotolnya, sipenjaga menjawab,

"Kalau orang yang abang maksud tersebut, dia selalu pesan miras yang merek Black Label bang, dan orang yang abang maksud jika pesan selalu dua botol. Mengenai harga miras tersebut perbotolnya disini bertarif Rp.850.000 hingga Rp.1.000.000," beber sipenjaga ini.

Lanjutnya," Dan orang yang abang maksudpun terkadang pulang dari tempat ini pukul dua malam, memang kami tutupnya terkadang jam 11 hingga jam 12 malam. Namun kami hanya menutup pintu depan saja, agar dilihat masyarakat kami sudah tutup namun didalamnya kami masih beraktifitas bang," pungkas sipenjaga hiburan malam ini, yang namanya masih disembunyikan 



Foto: ilustrasi.


Penulis: Budi (Redaksi)
erariau.com
Penanggung jawab:Roni.S
Selain Doyan Karaoke, Oknum Pegawai Dumai Ini Juga Diduga Doyan Miras Luar Negeri Selain Doyan Karaoke, Oknum Pegawai Dumai Ini Juga Diduga Doyan Miras Luar Negeri Reviewed by sukandar se.1 on 11.10 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.