Kelompok militan menyerang sebuah masjid di wilayah utara Sinai, Mesir pada hari Jumat (24/11).
Media setempat menjelaskan kelompok tersebut meledakkan bom, menembaki para jamaah dan ambulans yang ingin menjemput korban di kawasan masjid.
Media pemerintah melaporkan dari serangan itu telah memakaan korban jiwa sebanyak 235 orang. Sementara 130 lainnya luka-luka.
Ledakan terjadi di sekitar masjid saat salat Jumat dan disertai dengan sebuah serangan bersenjata.
Media pemerintah menunjukkan gambar korban luka-luka dan tubuh-tubuh yang ditutupi selimut di dalam masjid Al Rawdah di Bir al-Abed, sebelah barat kota El Arish. Mereka yang melarikan diri dari masjid tersebut kemudian dikabarkan diserang oleh orang-orang bersenjata.
Ambulans yang mengangkut orang-orang yang terluka ke rumah sakit terdekat diserang oleh orang-orang bersenjata tersebut.
"Mereka menembaki orang-orang saat mereka meninggalkan masjid," berkata seorang penduduk setempat, yang kerabatnya berada di tempat kejadian. "Mereka juga menembaki ambulans," kata sesorang yang kerabatnya sedang berada di lokasi seperti dilasir Reuters.
Saluran berita Arabiya dan beberapa sumber lokal mengatakan beberapa jamaah adalah para Sufi yang dianggap murtad oleh kelompok ISIS.
Mereka dianggap menghormati orang-orang kudus dan tempat suci, yang bagi umat Islam sama saja dengan penyembahan berhala.
Serangan terhadap masjid ini mendapat perhatian dunia. Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyampaikan belasungkawa kepada presiden Mesir. Putin menggambarkan serangan Jumat itu sebagai tindakan yang kejam dan sinis.
Sama seperti Putin, Presiden Amerika Serikat Donal Trump menyebutkan serangan tersebut 'pengecut' dan mengatakan dunia harus mengalahkan teroris dengan militer. (rmol)
Author : awal
fajar.online
Kelompok Militan Serang Masjid di Mesir Tewaskan 235 Orang dan 130 Luka-luka
Reviewed by sukandar se.1
on
19.11
Rating:
Tidak ada komentar: