GUNUNGSITOLI- Besaran dana yang di peruntukkan untuk
pelaksanaan Pesta Ya'ahowu pada bulan November mendatang
menuai protes dari berbagai kalangan. Kabarnya anggaran dana
yang di gelontorkan untuk perayaan pesta tersebut sebesar
3 milliar Rupiah.
pelaksanaan Pesta Ya'ahowu pada bulan November mendatang
menuai protes dari berbagai kalangan. Kabarnya anggaran dana
yang di gelontorkan untuk perayaan pesta tersebut sebesar
3 milliar Rupiah.
"Ini hanya sebuah pesta yang kita tidak tau apa feedback
atau kajian bagi kehidupan sosial masyarakat di kepulauaan nias.
Belum lagi isu yang tersampaikan kepada kami, anggaran
Pesta Ya’ahowu kali ini kurang lebih 3 Miliar Rupiah."
atau kajian bagi kehidupan sosial masyarakat di kepulauaan nias.
Belum lagi isu yang tersampaikan kepada kami, anggaran
Pesta Ya’ahowu kali ini kurang lebih 3 Miliar Rupiah."
ungkap Dedi Lestari Ndraha, Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa
Kristen Indonesia (GMKI) Gunungsitoli kepada sejumlah Wartawan
di Sekretariat GMKI Gunungsitoli di Jalan Yos Sudarso No.41
Kelurahan Saombo. Kamis, (23/11) Pagi.
Kristen Indonesia (GMKI) Gunungsitoli kepada sejumlah Wartawan
di Sekretariat GMKI Gunungsitoli di Jalan Yos Sudarso No.41
Kelurahan Saombo. Kamis, (23/11) Pagi.
Pesta Yaahowu yang akan digelar selama 4 (Empat) hari itu
Sebut Dedi hanya menghambur-hamburkan anggaran Daerah
tanpa jelas pemanfaatannya.
Sebut Dedi hanya menghambur-hamburkan anggaran Daerah
tanpa jelas pemanfaatannya.
"Kegiatannya tanggal 23-26 November 2017. Dan kami
melihat besaran dana yang dipakai untuk acara tersebut
adalah terkesan menghambur-hamburkan anggaran belanja
di setiap masing-masing daerah.
Apakah dengan melaksanakan kegiatan dimaksud, dapat
meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Nias."tanya Dedi heran.
melihat besaran dana yang dipakai untuk acara tersebut
adalah terkesan menghambur-hamburkan anggaran belanja
di setiap masing-masing daerah.
Apakah dengan melaksanakan kegiatan dimaksud, dapat
meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Nias."tanya Dedi heran.
Baiknya kata Dedi yang paling utama adalah membangun
Sumber Daya Manusia nya terlebih dahulu. Tujuannya supaya
dapat Mengelola Sumber Daya Alam yang ada.
Sumber Daya Manusia nya terlebih dahulu. Tujuannya supaya
dapat Mengelola Sumber Daya Alam yang ada.
"Harus diakui bahwa Pulau Nias mempunyai pesona
alam/wisata yang menganggumkan, akan tetapi ketika
kita tinjau dalam aspek Manajemen Pemasaran, potensi
wisata ataupun wadah cagar budaya Nias ini masih belum
disiapkan percuma mengabiskan anggaran tersebut."terangnya.
alam/wisata yang menganggumkan, akan tetapi ketika
kita tinjau dalam aspek Manajemen Pemasaran, potensi
wisata ataupun wadah cagar budaya Nias ini masih belum
disiapkan percuma mengabiskan anggaran tersebut."terangnya.
Dedi mengatakan mendukung penuh kegiatan pemerintahan di
kepulauan Nias ketika proaktif untuk memikirkan kemajuan
Pulau Nias. Dan dianya mengaku siap memberikan konstribusi
pemikiran.
kepulauan Nias ketika proaktif untuk memikirkan kemajuan
Pulau Nias. Dan dianya mengaku siap memberikan konstribusi
pemikiran.
"Kami menyarankan kedepan kepada seluruh stackholder
pemangku kekuasaan di Kepulaan Nias ini untuk lebih bisa
berfikir kearah Pulau Nias yang produktif. Ketika Tidak
sanggup, maka GMKI Siap memberikan Pokok-pokok pikiran
kepada pemerintah daerah/kota di Kepulauan Nias. Demi
kamajuan Kepulauan Nias yang kita Cintai ini."Harapnya.
pemangku kekuasaan di Kepulaan Nias ini untuk lebih bisa
berfikir kearah Pulau Nias yang produktif. Ketika Tidak
sanggup, maka GMKI Siap memberikan Pokok-pokok pikiran
kepada pemerintah daerah/kota di Kepulauan Nias. Demi
kamajuan Kepulauan Nias yang kita Cintai ini."Harapnya.
Penulis: Yaman Gea (Ka.Biro Gunung Sitoli)
Disalin dari Media EraRiau.com
Penanggung jawab salinan: Roni.S
Pesta Ya’ahowu Hanya Menghamburkan Anggaran 3 Milliar
Reviewed by sukandar se.1
on
13.15
Rating:
Reviewed by sukandar se.1
on
13.15
Rating:

Tidak ada komentar: